http://cursor.com/images/10a.gif

Senin, 28 Oktober 2013

FRASA

FRASA

Frasa adalah gabungan dua kata atau lebih yang memiliki satu makna dan dapat di sisipkan kata “yang”.
Contoh            : Buku tebal › buku yang tebal
                            Hutan gundul › hutan yang gundul

A. Distribusi unsur pembentuknya

1. Frasa endosentris : Frasa yang apabila salah satu unsurnya dihilangkan masih bisa disebut kalimat
Contoh : laki-laki tampan itu duduk di taman.
            -Laki-laki itu duduk di taman.
            -Tampan itu duduk di taman. (tidak bisa)
Walaupun yang kalimat kedua tidak bisa disebut kalimat tetapi karena kalimat pertama bisa disebut kalimat maka frasa tersebut frasa endosentris

Frasa endosentris dibagi menjadi 3 yaitu :

⦊ Atributif       : Bunga mawar merah tumbuh dengan indah di tamanku.
                        -Bunga mawar tumbuh dengan indah di tamanku.
                        - Merah itu tumbuh dengan indah di tamanku. ( tidak bisa)
Walaupun yang kalimat kedua tidak bisa disebut kalimat tetapi karena kalimat pertama bisa disebut kalimat maka frasa tersebut frasa endosentris atributif.

⦊ Koordinatif  : Bapak dan ibu guru mendapat sambutan meriah dari para siswa.
                        - Bapak guru mendapat sambutan meriah dari para siswa.
                        - Ibu guru mendapat sambutan yang meriah dari para siswa.

⦊ Apositif        : Dia, gadis berkerudung merah itu bermain bersama adiknya.
                        - Dia berkerudung merah itu bermain bersama adiknya.
                        - Gadis berkerudung merah itu bermain bersama adiknya.
2. Frasa Eksosentris : Frasa yang apabila salah satu unsurnya dihilangkan tidak bisa disebut kalimat. Biasanya memiliki kata depan di, ke,dan dari.
Contoh            : Dony bermain bola di lapangan.
-          Dony bermain bola di.                (tidak bisa)
-          Dony bermain bola lapangan.   (tidak bisa)

B.Kedudukan unsur-unsurnya

1. Frasa Setara
Frasa yang unsur-unsurnya terdiri dari kategori kata yang sama.
Contoh :
• Kata benda – kata benda : hutan jati, sandal karet,
•  Kata sifat – kata sifat : Cantik jelita, gelap gulita
• Kata kerja – kata kerja : Maju jalan, naik turun
2. Frasa Bertingkat
Frasa yang unsur-unsurnya terdiri dari kategori kata yang berbeda.
Contoh :
•  Kata benda - kata Sifat : Meja bundar, buah manis
•  Kata benda – kata kerja : Lompat tali
•  Kata kerja – kata sifat : Duduk manis, jalan cepat

C. Kategori kata yang menjadi unsur pusat

1. Frasa Nominal (kata benda)        : Frasa yang unsur pusatnya adalah kata benda.
Contoh : Gadis cantik, Sandal jepiit.

. Frasa Verbal (kata kerja) : Frasa yang unsur pusatnya adalah kata kerja.
Contoh : Jatuh pingsan, lompat tinggi

3. Frasa Numeral (kata bilangan): Frasa yang unsur pusatnya adalah kata bilangan.
Contoh : 3 kg, 5 meter

4. Frasa Adjektiva (kata sifat )         : Frasa yang unsur pusatnya adalah kata sifat.
Contoh : Cantik jelita, lemah gemulai

5. Frasa Preposisi (kata depan)      : Frasa yang unsur pusatnya adalah kata depan.
Contoh : Di warung, ke kantor

6. Frasa Pronomina (kata ganti)     : Frasa yang unsur pusatnya adalah kata ganti.
Contoh : Kamu saja

7. Frasa Adverbial (kata keterangan)        : Frasa yang unsur pusatnya adalah kata keterangan .
Contoh : Siang itu, kemarin sore



Tidak ada komentar:

Posting Komentar