FRASA
Frasa adalah gabungan dua kata
atau lebih yang memiliki satu makna dan dapat di sisipkan kata “yang”.
Contoh : Buku tebal › buku yang tebal
Hutan
gundul › hutan yang gundul
A. Distribusi unsur pembentuknya
1.
Frasa endosentris : Frasa yang apabila salah satu unsurnya
dihilangkan masih bisa disebut kalimat
Contoh : laki-laki tampan
itu duduk di taman.
-Laki-laki itu duduk di taman.
-Tampan itu duduk di taman. (tidak
bisa)
Walaupun yang kalimat kedua
tidak bisa disebut kalimat tetapi karena kalimat pertama bisa disebut kalimat
maka frasa tersebut frasa endosentris
Frasa endosentris dibagi
menjadi 3 yaitu :
⦊ Atributif : Bunga mawar merah tumbuh dengan
indah di tamanku.
-Bunga
mawar tumbuh dengan indah di tamanku.
- Merah
itu tumbuh dengan indah di tamanku. ( tidak bisa)
Walaupun yang kalimat kedua
tidak bisa disebut kalimat tetapi karena kalimat pertama bisa disebut kalimat
maka frasa tersebut frasa endosentris atributif.
⦊ Koordinatif : Bapak dan ibu guru mendapat sambutan
meriah dari para siswa.
- Bapak guru mendapat sambutan meriah dari
para siswa.
- Ibu guru mendapat sambutan yang meriah dari
para siswa.
⦊ Apositif : Dia, gadis berkerudung merah
itu bermain bersama adiknya.
- Dia berkerudung merah itu bermain bersama
adiknya.
- Gadis berkerudung merah itu bermain bersama
adiknya.
2.
Frasa Eksosentris : Frasa yang apabila salah satu unsurnya
dihilangkan tidak bisa disebut kalimat. Biasanya memiliki kata depan di, ke,dan
dari.
Contoh : Dony bermain bola di lapangan.
-
Dony bermain bola di. (tidak bisa)
-
Dony bermain bola lapangan. (tidak bisa)
B.Kedudukan unsur-unsurnya
1. Frasa Setara
Frasa yang unsur-unsurnya
terdiri dari kategori kata yang sama.
Contoh :
• Kata
benda – kata benda : hutan jati, sandal karet,
• Kata sifat – kata sifat : Cantik jelita,
gelap gulita
• Kata kerja
– kata kerja : Maju jalan, naik turun
2. Frasa Bertingkat
Frasa yang unsur-unsurnya
terdiri dari kategori kata yang berbeda.
Contoh :
• Kata benda - kata Sifat : Meja bundar, buah
manis
• Kata benda – kata kerja : Lompat tali
• Kata kerja – kata sifat : Duduk manis, jalan
cepat
C. Kategori kata yang menjadi unsur
pusat
1. Frasa Nominal (kata benda) : Frasa yang unsur pusatnya adalah kata
benda.
Contoh :
Gadis cantik, Sandal jepiit.
. Frasa Verbal (kata kerja) : Frasa yang unsur pusatnya adalah kata kerja.
Contoh :
Jatuh pingsan, lompat tinggi
3. Frasa Numeral (kata bilangan):
Frasa yang unsur pusatnya adalah kata bilangan.
Contoh :
3 kg, 5 meter
4. Frasa Adjektiva (kata sifat ) : Frasa yang unsur pusatnya adalah kata
sifat.
Contoh :
Cantik jelita, lemah gemulai
5. Frasa Preposisi (kata depan) : Frasa yang unsur pusatnya adalah kata
depan.
Contoh :
Di warung, ke kantor
6. Frasa Pronomina (kata ganti) : Frasa yang unsur pusatnya adalah kata
ganti.
Contoh :
Kamu saja
7.
Frasa Adverbial (kata keterangan) :
Frasa yang unsur pusatnya adalah kata keterangan .
Contoh :
Siang itu, kemarin sore
Tidak ada komentar:
Posting Komentar